Wednesday, February 25, 2009

mencalaonkan atau dicalonkan


Sering kita dengar kata-kata mencalonkan atau di calonkan.Apalagi pada saat moment pemilihan pemimpin .apa bedanya sich? mencalonkan berarti meminta sebuah jabatan,amanah atau apalah namanya yang jelas si pelaku ingin dirinya menjadi seorang pemimpin atau pemegang amanah itu.Karena keinginan yang kuat untuk sebuah jabatan terkadang para pelaku akan melakukan apa saja agar dia bisa mencalonkan diri,baik dengan materi,atau meraih dukungan sebanyak-banyaknya agar tujuan keinginannya tercapai.Tapi ini lah hal positif yang saya temukan di PKS ,yaitu kader-kadernya tidak ada yang meminta-minta amanah,atau meminta sebuah jabatan,apalagi keinginan agar di calonkan.Contohnya para caleg sekarang,sering kita dengar dalam koran tertulis si fulan mencalonkan diri sebagai caleg pada sebuah partai di pemilu 2009 nanti.Juga mencalonkan itu di sematkan dalam diri para kader pKS oleh semua media masa,tapi tetap ada perbedaan,karena masih terbayang dalam ingatan saat ada seorang kader PKS yang diangkat menjadi ketua DPC sang kader menangis tersedu-sedu.Semua yang hadir terkejut bukan main,ternyata sang kader menangis karena beratnya amanah yang akan dipikulnya.ya.. amanah adalah sebuah tanggung jawab yang akan di minta pertanggung jawaban oleh Allah,apakah kita melaksanakan dengan maksimal atau tidak.Begitulah sikap orang-orang beriman yang tidak mau meminta-minta amanah atau jabatan,tapi disaat dakwah ini memintanya atau dia dicalonkan menjadi seorang pemimpin karena dianggap mampu melaksanakan amanah tersebut maka amanah itu diterima untuk kemudian dilaksanakan dengan baik.begitulah perbedaan yang sangat jauh..disaat orang-orang banyak yang meminta-minta amanah maka justru terlihat Partai Keadilan sejahtera tidak ada kata mencalonkan tapi PKS sendiri yang akan mencalonkan siapa kira-kira yang layak diberi amanah,tentu dengan melihat profesional dibidangnya,melihat track record kerja-kerjanya sebelelumnya dan yang pasti hal utama yang mesti di perhatikan adalah aspek moralnya,baik kejujuran,sikap menolong ,sabar,amanah dan lain sebagainya. sungguh amanah sebuah kepemimpinan amatlah berat kalau kita tahu ujung dari pertanggung jawabannya.... so masih mau mencalonkan diri??

Sunday, February 22, 2009

Target perolehan suara PKS Kota Solok



PKS Kota Solok Targetkan Peningkatan Suara 300 %Solok, (ANTARA) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solok bertekad memenangkan Pemilu legislatif 2009 di Kota Solok. Untuk itu, PKS Kota Solok menargetkan peningkatan perolehan suara PKS menjadi 300 % dibanding suara yang diperoleh pada Pemilu tahun 2004 lalu. “Kita optimis target tersebut terwujud sebab lompatan suara yang diraih PKS Kota Solok pada setiap Pemilu selalu berada di atas 300 %,” jelas Ilzan Sumartha, salah seorang Pengurus DPW PKS Sumbar yang saat ini dicalonkan PKS menjadi Caleg DPRD Kota Solok Dapil Kecamatan Lubuk Sikarah kepada Antara-sumbar.com, kemarin. Ilzan Sumartha menjelaskan pada Pemilu tahun 1999 PKS hanya mendapatkan satu kursi di DPRD Kota Solok. Kursi itupun diperoleh lewat sisa suara. Sebab suara yang diperoleh PKS pada Pemilu 1999 hanya sekitar 600 suara. Namun pada Pemilu tahun 2004, raihan suara PKS melonjak drastis sebanyak 300 % atau sekitar 1.800 suara sehingga PKS memperoleh dua kursi penuh di DPRD Kota Solok. “Bila melihat lompatannya maka target realistis perolehan suara kita pada Pemilu 2009 adalah sebanyak 5.400 suara atau naik 300 %,” tegas mantan Anggota DPRD Kota Solok tahun 1999-2004 ini. Untuk mewujudkan target tersebut tambah Ilzan, PKS Kota Solok terus meningkatkan konsolidasi partai dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan sosial seperi khitanan massal dan lainnya. “Selain itu kita juga memasang Caleg dari kader-kader terbaik partai yang telah melalui serangkaian seleksi ketat, baik di internal partai maupun dari masukan-masukan masyarakat,” tegas Wakil Ketua KNPI Kota Solok ini

Kegiatan Milad PKS di kota Solok





Selasa, 13 Mei 2008
Solok,padek - Rangkaian milad ke-10 PKS terus bergulir. Kalau di DPD PKS Padang digelar jalan santai yang diikuti 150 ribu orang, sementara di DPD PKS Kota Solok menggelar donor darah dan periksa darah gratis. Kegiatan ini digelar di Kantor DPD PKS Kota Solok, Kelurahan Nan Balimo, akhir pekan lalu. Ketua DPD PKS Kota Solok H Amir Syaefuddin mengatakan, aksi donor darah ini bertujuan untuk memperbanyak aksi sosial. Juga, mengimbau masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya.
”Pesertanya berasal dari kader PKS dan masyarakat umum. Untuk acara ini kita bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia RSUD Solok sebanyak 8 orang. Selain donor darah, juga diselenggarakan aksi bersih mushala dengan kegiatan gotong royong di Mushala Al Falah Sawah Piai Tanah Garam Kota Solok. Tema milad kita kali ini ditujukan bagaimana PKS Kota Solok dapat melaksanakan kegiatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Amir Syaefuddin

Friday, February 20, 2009

Profil Kota Solok







Profil Kota Solok Kota Solok adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sumatra Barat. Secara geografis Kota Solok memiliki letak yang strategis karena berada di persimpangan jalur lintas Sumatra bagian Tengah dan Kota Solok juga merupakan pintu gerbang menuju Kota/Kabupaten yang mempunyai akses ekonomi ke Kota Solok seperti Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok.

Terletak antara 0º32' - 1º45' Lintang Selatan dan 100º32' - 101º41' Bujur Timur dengan luas daerah sekitar 57,64 Km² atau 5.764 Ha (0,14% dari luas Propinsi Sumatera Barat). Dibandingkan dengan kota-kota di Propinsi Sumatera Barat, luas Kota Solok berada diurutan keempat setelah Kota Padang, Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh.
Wilayah Kota Solok terdiri dari 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuk Sikarah seluas 3.500 Ha dengan 7 (tujuh) kelurahan dan Kecamatan Tanjung Harapan seluas 2.264 Ha dengan 6 (enam) kelurahan.
Batas wilayah sebelah Utara Kecamatan Nagari Tanjuang Bingkuang, Aripan dan Kuncir Kabupaten Solok; Sebelah Selatan Kecamatan Nagari Gaung, Panyakalan, Koto Baru, Selayo Kabupaten Solok; Sebelah Barat Kecamatan Nagari Selayo, Koto Sani Kabupaten Solok; Sebelah Timur Kecamatan Nagari Saok Laweh, Guguk Sarai dan Kecamatan Gaung Kabupaten Solok.